FORUMKU
FORUM BELAJAR NGEBLOG, BISNIS & INVESTASI
FORUM BELAJAR NGEBLOG, BISNIS & INVESTASI

Template baru

He he setelah lama mengutak-atik blogdetik.com.... kembali untuk mengutak- atik blogger.com, dan akhirnya ketemu juga cara menggunakan template blogger, ternyata asyik dan kayaknya lebih bebas untuk dikembangkan, jadi kalau pembaca melihat forumku ini terlihat sekali blog ini mungkin terlalu menyolok, banyak kerlap-kerlipnya, kayak blognya abg he he (abg ++ ) .... tapi menarik kan.
Konsekuensi perubahan ini menyebabkan beberapa widget yang sudah dipasang pada template sebelumnya pada hilang..... jadi mohon maaf kepada para pembaca yang sudah kontak di chat box or link exchange or follow me pada hilang...... mohon maklum ya, demi belajar utak-atik untuk mengembangkan blog ini, thx
Read On 5 komentar

Belajar ngeblog

Udah lama ni aku nggak posting di blog Forumku, sibuk belajar bikin blog baru dengan content yang lebih spesifik di masisnanto.blogdetik.com. Blog tersebut saya buat sebagai 'catatan-catatan engineering' praktis yang dapat dijadikan referensi bagi para engineer atau pembaca yang suka dengan pembangunan gedung/struktur/arsitek/ME.
Klo blog forumku ini untuk pembelajaran mengekspresikan pendapat/opini/belajar menulis artikel/dll.... dan tentu yang terpenting belajar mengutak-atik blogger, dan yang nggak kalah pentingnya belajar ngumpulin recehan dollar he he (goalnya)
Read On 1 komentar

Bush Vs Shoes

Ternyata ........ lawannya cuma sepatu.



internet marketing indonesia - asian brain
Read On 4 komentar

Larry Page & Sergey Brin. Men Behind The Google

Sebuah niat mulia, meski sesederhana apapun, jika dilandasi kerja keras dan integritas yang tinggi, akan menghasilkan sesuatu yang istimewa.

Manusia di belahan dunia mana pun mungkin sudah sangat mengenal kata yang satu ini? Yah, sebagai mesin pencari kelas wahid, Google seolah telah menembus ruang waktu di berbagai belahan negara dan masuk ke ruang intelektual pada lintas generasi.

Namun tahukah Anda siapa orang di balik kesuksesan Google dan bagaimana Google dapat meraih kesuksesan seperti saat ini?

Tak ada kata lain kecuali kata luar biasa yang pantas disematkan pada Larry Page dan Sergey Brin. Dalam waktu 10 tahun lebih, dua anak muda brilian ini menjadi bahan pembicaraan dan dianggap fenomenal. Masih muda, usia keduanya baru di awal 30-an, namun kekayaannya mencapai miliaran dolar dan masuk dalam daftar orang terkaya di Amerika Serikat. Yah, merekalah pendiri Google, situs pencari data di internet yang tersohor itu.

Terlepas dari jumlah kekayaan mereka, ada beberapa hal yang perlu dicontoh dari kisah sukses mereka. Satu hal yang pertama, yang disebut Sergey Brin, yang kini menjabat sebagai Presiden Teknologi Google, yakni tentang kekuatan kesederhanaan. Menurutnya, simplicity web adalah hal yang disukai penjelajah internet. Dan, Google berhasil karena menggunakan filosofi tersebut, menghadirkan w eb yang bukan saja mudah untuk mencari informasi, namun juga menyenangkan orang.

Kunci sukses kedua adalah integritas mereka dalam mewujudkan impiannya. Mereka rela drop out dari program doktor mereka di Stanford University untuk mengembangkan Google. Mereka pun pada awalnya tidak mencari keuntungan dari proyek itu. Malah, kedua orang itu berangkat dari sebuah ide sederhana. Yakni, bagaimana membantu banyak orang untuk mempermudah mencari sumber informasi dan data di dunia maya. Mereka sangat yakin, ide mereka akan sangat berguna bagi banyak orang untuk mempermudah mencari data apa saja di internet.

Kunci sukses lainnya yaitu mereka tidak melupakan jasa orang-orang yang mendukung kesuksesan mereka. Larry dan Sergey sangat memerhatikan kesejahteraan SDM di Google. Kantornya yang diberi nama Googleplex dinobatkan sebagai tempat bekerja terbaik di Amerika tahun 2007 oleh majalah Fortune. Di sana suasananya sangat kekeluargaan, ada makanan gratis tiga kali sehari, ada tempat perawatan bagi bayi ibu muda, bahkan sampai kursi pijat elektronik pun tersedia. Mereka sadar, di balik sukses inovasi yang dilakukan Google, ada banyak doktor matematika dan lulusan terbaik dari berbagai universitas yang membantu mereka.

Sebelum Google muncul, mencari informasi yang relevan di internet sama seperti berjalan pada malam gelap. Tahun 1998 Google.com muncul dan kini dianggap sebagai mesin pencari terbaik di dunia. Google menenggelamkan pamor Overture, LookSmart, InfoSpace, FindWhat dan Ask Jeeves.

Namun, jalan mereka menuju sukses tak mudah. Untuk mewujudkan Google, mereka harus meninggalkan kuliah pada program doktor komputer di Stanford. "Saya kecewa. Bukankah mahasiswa meraih gelar doktor lebih dulu baru bekerja?" demikian Genia Brin, ibu Larry.

Namun, Sergey dan Larry sangat yakin, ide mereka berguna bagi banyak orang dan bisa membuat orang menemukan apa saja yang diinginkan lewat internet.

Sergey dan Larry terus berkutat mewujudkan ide mereka. Larry bahkan disebut sebagai "beragamakan" teknologi, saking seriusnya dengan riset teknologi komputer. Sergey, si anak rumahan, memilih bekerja terus.

Keluarga Intelektual
Lingkungan kedua orang ini adalah orang-orang intelek. Ayah Sergey, Michael Brin, adalah doktor matematika lulusan Universitas Moskow, Rusia. Kakeknya juga doktor matematika. Namun, diskriminasi dan impitan karier terhadap etnis Yahudi di Rusia membuat Michael Brin memilih keluar dari Moskow tahun 1979. Ibu Sergei, Genia, periset di Badan Luar Angkasa Amerika Serikat NASA.

Larry adalah putra Carl Victor Page (almarhum), doktor komputer pertama AS dari University of Michigan dan profesor teknologi komputer di Michigan State University. Ibu Larry, Gloria Page, pengajar program komputer.

Adik Larry, Carl Victor Page Junior, pendiri eGroups yang sudah dijual ke Yahoo! sekitar 500.000 dolar AS.

Pada akhir tahun 1990-an, tak ada yang peduli dengan mesin pencari (search engine) di tengah hadirnya American Online (AOL) dan Yahoo!, yang sudah meraup untung besar dengan menawarkan produk e-mail, berita, ramalan cuaca, dan sebagainya.

Namun, Sun Microsystems telah memberi mereka ruang gerak. Dengan modal pinjaman 100.000 dolar Amerika yang diberikan Andy Bechtolsheim dari Sun Microsystems, kepada "Google Inc", mereka terus mendalami produk pencari infomasi, dengan melakukan segala modifikasi dan inovasi produk dari waktu ke waktu.

Seiring dengan berjalannya waktu, Google terus melesat meninggalkan pesaing-pesaingnya. Kini, sekitar 300 juta orang membuka Google setiap hari. Setidaknya Google bisa diakses dalam 88 bahasa, termasuk google basa Jawa (berbahasa Jawa).

Wall Street, bursa saham AS, kemudian berebutan atas saham Google, yang kini di atas 500 dolar AS per lembar. GoogleWords, Google'sAdsense, membuat Google menjadi situs utama bagi perusahaan pemasang iklan.

Google adalah perusahaan fenomenal yang tidak pernah dibayangkan oleh warga AS sekalipun. "Menjadi yang terbaik tidak menjadikan kami terlena. Itu malah tantangan," kata Larry, sang Presiden Produk Google.

"Kesederhanaan (simplicity) web adalah yang disukai penjelajah internet. Kami ingin menawarkan web yang tidak saja ingin mencari informasi, tetapi web yang menyenangkan," kata Sergey, Presiden Teknologi Google.

Bagaimana mereka bisa sukses? "Cerita orangtua soal Rusia, dan pengalaman masa kecil saya yang selalu takut menghadapi otoritas di Rusia. Juga kesediaan ayah saya mengambil risiko hijrah ke AS telah membuat saya memberontak," ujar Sergey melukiskan niatnya untuk menghapus kekecewaan sang ayah soal Rusia.

Suatu saat, di samping ayahnya, Sergey berujar, "Terima kasih, Pak, telah membawa saya ke AS."
Michael, ayah Sergey, merendah. "Ide kewirausahaan Sergey pasti tidak datang dari latar belakang kehidupan keluarga. Akan tetapi, saya bangga, tak pernah menyangka dia akan seperti ini," kata Michael.

Namun, sukses bisnis Google juga dipoles setelah Sergey dan Larry menyewa Eric E Schmidt, mantan karyawan Sun Microsystems. Di balik sukses inovasi Google juga ada sekian banyak doktor matematika dengan lulusan terbaik.

Larry dan Sergey memang tak pernah menduga Google yang hanya berangkat dari sebuah masalah sederhana akan sesukses sekarang. Namun, justru dengan kesederhanaan dan integritas mereka, mampu membuat Google saat ini menjadi mesin pencari terdepan. Di tangan mereka, sebuah kesederhanaan menjelma menjadi kekuatan yang luar biasa.

Kisah sukses Larry Page dan Sergey Brin merupakan sebuah contoh. Sebuah niat mulia, meski sesederhana apapun, jika dilandasi kerja keras dan integritas yang tinggi, akan menghasilkan sesuatu yang istimewa. Google yang mereka dirikan terbukti telah membantu banyak orang untuk bisa mendapatkan apa saja dari internet. Dan kini, mereka pun mendapatkan imbalan yang bahkan tak diduga mereka sebelumnya. Kesuksesan sejati memang akan terasa saat kita bisa berbagi. Dan, Larry serta Sergey membuktikannya sendiri.

Biodata:
Nama: Lawrence (Larry) Page Lahir: Lansing, Michigan, AS, 26 Maret 1973 Status: Pendiri dan menjabat sebagai Presiden Produk-produk Google Inc Kekayaan bersih: 18,5 miliar dollar AS (2007), nomor lima terkaya di AS bersama Sergey berdasarkan majalah Forbes, Maret 2007 Sekolah: SD, SMP Montessori, Lansing, Michigan. SMA dari East Lansing. Sarjana Muda dari University of Michigan bidang teknik komputer, gelar master dari Stanford University Penghargaan: Global Leader for Tomorrow dari The World Economic Forum

Nama: Sergey Brin Lahir: Moskow, Rusia, 21 Agustus 1973. Pada 1979 keluarganya bermigrasi ke Maryland, AS Sekolah: SD, SMP di Paint Branch Montessori School, Adelphi, Maryland. SMA di Eleanor Roosevelt, gelar master dari University of Maryland, bidang matematika. Dia mendapat beasiswa dari National Science Foundation untuk belajar di Stanford University, bidang komputer. Sama seperti Larry, ia meninggalkan program doktor untuk mendalami Google Penghargaan: Januari 2005 ia bersama Larry Page dinominasikan sebagai Young Global Leaders oleh World Economic Forum. Tahun 2007 ia dinyatakan sebagai nomor satu dari 50 orang terpenting di web Istri: Anne Wojcicki, menikah di Bahamas, 2007.

(disadur dari berbagai sumber)

Larry Page & Sergey Brin - Men Behind The Google.

Read On 2 komentar

Big Dog

And here is one of the interesting videos :

Read On 0 komentar

Aku Tidak Memilih Menjadi INSAN BIASA

Ini sebuah puisi yang luar biasa, ditulis oleh Den Alfange dari Perancis. Saya tidak tahu siapa yang menyadur atau menterjemahkan puisi ini dari bahasa aslinya.

Konon puisi Alfange ini sudah menginspirasi jutaan orang di dunia dan mengubah kehidupan banyak orang. Bacalah berulang-ulang dan resapi maknanya, niscaya Anda pun akan memperoleh inspirasi yang mungkin juga akan mengubah kehidupan Anda ke depan. Selamat berkontemplasi.

Aku Tidak Memilih Menjadi INSAN BIASA

Aku tidak memilih menjadi insan biasa
Memang hakku untuk menjadi luar biasa
Aku mencari kesempatan, bukan perlindungan.
Aku tidak ingin menjadi warga yang terkungkung
Rendah diri dan terpedaya karena dilindungi pihak berkuasa
Aku siap menghadapi resiko terencana
Berangan-angan dan membina
Untuk gagal dan sukses
Aku menolak menukar insentif dengan derma
Aku memilih tantangan hidup daripada derma
Aku memilih tantangan hidup daripada kehidupan yang terjamin,
Kenikmatan mencapai sesuatu, bukan utopia yang basi.
Aku tidak akan menjual kebebasanku,
Tidak juga kemuliaanku untuk mendapatkan derma
Aku tidak akan merendahkan diri
Pada sembarang atasan dan ancaman.
Sudah menjadi warisanku untuk berdiri tegak, megah dan berani
Untuk berpikir dan bertindak untuk diri sendiri
Untuk meraih segala keuntungan hasil kerja sendiri
Dan untuk menghadapi dunia dengan berani dan berkata:
“Ini telah kulakukan!”
segalanya ini memberikan makna seorang insan.

Den Alfange
(Perancis)
Read On 1 komentar

LEMIGAS

LEMIGAS adalah lembaga penelitian dan pengembangan milik pemerintah yang beroperasi dalam bidang hulu dan hilir minyak dan gas bumi (migas) dan berperan besar dalam perkembangan industri migas melalui penelitian, perekayasaan dan pengembangan bidang migas.

Lembaga ini didirikan pada bulan Juni tahun 1965 sebagai wujud dari kepedulian dan keinginan bangsa Indonesia agar sumber daya alam migas dapat dikelola dengan sebaik – baiknya untuk kesejahteraan rakyat. Untuk mengetahui apa itu Lemigas, please klik disini!.

Read On 0 komentar

SNI

Standar Nasional Indonesia (disingkat SNI) adalah satu-satunya standar yang berlaku secara nasional di Indonesia. SNI dirumuskan oleh Panitia Teknis dan ditetapkan oleh BSN.


Cakupan dan Jumlah SNI

Sampai dengan bulan Mei 2008 terdapat 6779 SNI yang berlaku (wuiiih ..... buanyaknya). SNI dikelompokkan menurut International Classification for Standard (ICS).

Distribusi SNI menurut sector ICS terbagi menjadi 9 sektor.


International Classification for Standard (ICS).

Tujuan dari ICS adalah sebagai suatu struktur untuk katalog standar-standar internasional, regional dan nasional, serta dokumen normatif lainnya. Selain itu juga ICS merupakan dasar untuk sistem pengurutan untuk standar internasional, regional, dan nasional. ICS dapat juga digunakan untuk mengklasifikasikan standar dan dokumen-dokumen normatif dalam basis data, perpustakaan dan lain sebagainya. Untuk mendapatkan file ICS klik disini.
Read On 0 komentar

BSN

Sejalan dengan perkembangan kemampuan nasional di bidang standardisasi dan dalam mengantisipasi era globlalisasi perdagangan dunia, AFTA (2003) dan APEC (2010/2020), kegiatan standardisasi yang meliputi standar dan penilaian kesesuaian (conformity assessment) secara terpadu perlu dikembangkan secara berkelanjutan khususnya dalam memantapkan dan meningkatkan daya saing produk nasional, memperlancar arus perdagangan dan melindungi kepentingan umum. Untuk membina, mengembangkan serta mengkoordinasikan kegiatan di bidang standardisasi secara nasional menjadi tanggung jawab Badan Standardisasi Nasional (BSN).
Read On 0 komentar

My Cbox

Pop up my Cbox

FEEDJIT Live Traffic Map

Tag Clouds

Blogumulus by Roy Tanck and Amanda Fazani

Arsip Blog

Recent Comments

Followers


Mampir memberi makan ikanku (klik-klik)